Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024

Dari Sampah Jadi Berkah: Community Development oleh MPM STAI Persis Garut Kelompok 6 Mendapat Dukungan Penuh dari Camat Bungbulang

Gambar
Penyerahan Peralatan Operasional Bank Sampah Sadar Asri (Sumber: Kelompok 6 STAI Persis Garut)  Garut, Aksara – Kelompok 6 Masa Pengabdian Masyarakat (MPM) STAI Persis Garut berhasil menyelenggarakan acara peluncuran Bank Sampah Sadar Asri di Desa Mekarbakti, Kecamatan Bungbulang, yang berlangsung dengan sukses pada hari ini. Acara ini merupakan puncak dari program unggulan mereka, "Dari Sampah, Jadi Berkah," yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Bungbulang, Benni Yandiana, M.Si., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, "Kami nanti siap membantu barangkali Bank Sampah Sadar Asri ke depannya menjadi badan usaha," ujarnya "Terima kasih kepada Pak Kades yang telah memberikan legalitasnya. Silahkan nanti dibantu, kalau mau bantuan apapun, silahkan diproses lebih lanjut," tambahnya.  Lebih lanjut beliau memberikan ap...

Life Must Go On

Gambar
Malam selalu enggan berhubungan baik dengan hatiku, justru ia malah mesra dengan kenangan-kenangan masa lalu. Semakin larut dan semakin pekat kegelapan yang menyertainya, membawa serta rengkuhan pahit yang menggores bekas-bekas luka. Meskipun rembulan maupun ribuan bintang hadir, tak ada artinya, yang mendominasi tetaplah langit gelap. Begitu juga hatiku, tak peduli dengan ribuan motivasi, semuanya tak berarti, karena yang mendominasi dan selalu menjadi pemenang dalam gulita malam, hanyalah bayang masa lalu yang memberi rasa sakit. Sesak dada ini di kala terus-menerus mengatupkan bibir demi menahan diri untuk tidak mengaduh, untuk tidak menimbulkan simpati orang lain. Hanya rengkuhan diri ini yang dapat menemani. Menguatkan diri sendiri. Berharap semuanya akan segera berakhir.  Namun, semakin lama aku bertahan dengan setiap rasa sakit yang terpendam, hatiku semakin berantakan, tak beraturan, tak karuan. Pecahan-pecahan kaca bertaburan di sekelilingku, cahaya terang pun meredup. Ber...