Mengajar dengan Hati, Berkarya dengan Aksi : Refleksi ekoteologi dalam Ruang Edukasi.

 


Garut, Aksara - Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) berkolaborasi dengan program studi pendidikan agama Islam sukses menyelenggarakan Seminar Ekoteologi dalam Pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat PGMI-PAI 2026 yang berlangsung di Gedung Pemuda Garut pada Senin (06/07/2026)

Kegiatan ini mengusung tema "Mengajar dengan hati, berkarya dengan aksi : refleksi ekoteologi dalam ruang edukasi." Tema dipilih untuk menjawab permasalahan yang hangat di era ini.

Acara ini dihadiri oleh para Dosen IAI Persis Garut, mahasiswa IAI Persis Garut dari berbagai prodi, dan guru-guru dari luar serta para tamu undangan lainnya. 

Nuraeni Sugih Pramukti, M.Pd. dalam sambutannya menyebutkan bahwa ini merupakan isu moralitas, dimana penting bagi kita terutama wilayah agama tentang moralitas lingkungan. Sebuah gagasan untuk merekonstruksi kurikulum integrasi antara pemikiran manusia, alam, dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, bahwa pembelajaran ini merupakan kelas semesta bagaimana kita respek terhadap lingkungan yang harus kita jaga. didalamnya ada 3 aspek penting

1. internalisasi nilai secara religius dan humanis 

2. kebiasaan kita thp lingkungan

3. refleksi, sehingga disini bkn hanya analisis scr konseptual akan tetapi ada analisis yang sifatnya refleksi.

Yang menjadi daya tarik dari acara seminar kali ini adalah banyak sekali Karya yang di tampilkan di Ruangan Gedung Pemuda karya dari Mahasiswa PGMI dan PAI ini sangat menarik, inovatif ,kreatif dan Visioner. Menjadi ciri khas dari Pendidikan, bahwa mereka banyak berkarya sebagai calon guru yang profesional. 

Apresiasi besar juga datang dari Rektor IAI Persis Garut, Dr. H. Tiar Anwar Bachtiar, S.S, M.Hum selaku keynote speaker. Dalam paparannya mengenai sejarah kehidupan manusia hingga modern, beliau menjelaskan hubungan timbal balik antara manusia dan alam “alam semesta ini adalah Kosmos dan Manusia ini adalah microcosmos, manusia harus menjadikan alam sebagai bagian dalam hidupnya, supaya bisa mengembangkan potensi di dalam dirinya, manusia punya potensi untuk menjadikan alam sebagai budak nya, dengan menjadikan Ilmu pengetahuan sebagai sandarannya” jelasnya

Setelah sesi sambutan resmi tersebut, suasana Gedung Pemuda Garut seketika menjadi haru dan meriah oleh penampilan seni tari dari anak-anak istimewa berkebutuhan khusus yang sangat memukau dan luar biasa. Kemeriahan berlanjut dengan penampilan Senam Fantasi bertema alam oleh mahasiswa PGMI semester 4B, serta sesi “Mengkisah” bertajuk “Kisah tentang Apel Kejujuran” oleh mahasiswa PGMI semester 6A yang sarat akan pesan keimanan. “Menjaga hal yang bukan milik  kita merupakan buah dari keimanan yang kuat”.

Masuk pada acara inti yang dipandu oleh Dr. Heri Mohamad Tohari M.Pd. sebagai moderator, seminar ini mengupas tuntas urgensi kecintaan agama terhadap lingkungan.“Agama Islam itu sangat mencintai kepada lingkungan” Saking penting nya kita menjaga lingkungan dan alam maka disebutkan “Mengembalikan kecintaan kepada alam dengan dasar-dasar agama, ada nilai sakral dari yang kita tinggali saat ini.” Begitulah tutur beliau. 

Pemateri pertama, Prof. Dr. Jajang A Rohman, M.Ag. menegaskan banyaknya ayat Al-Qur’an yang memerintahkan manusia untuk menjaga alam. “Kita harus mengembalikan kecintaan kepada alam dengan dasar-dasar agama, karena ada nilai sakral dari tempat yang kita tinggali saat ini,” Sementara itu, Dr. Agus Fakhruddin, M.Pd. selaku pemateri kedua memberikan pesan kuat kepada para calon guru agar mampu menyulap kelas menjadi lingkungan pembelajaran yang nyaman. Menurutnya, perubahan yang signifikan harus dimulai dari pengelolaan pola pikir, pola sikap, dan pola perilaku.

Menjelang akhir acara, suasana kembali meriah dengan penayangan video storytelling edukatif oleh mahasiswa PAI semester 4 yang membawa pesan inklusivitas: bahwa setiap anak memiliki cara berkembangnya sendiri dan guru harus memberikan perhatian yang merata kepada seluruh murid. Acara kemudian ditutup dengan penampilan Senam Fantasi yang menggemaskan dari mahasiswa PGMI semester 4A, yang tampil kreatif mengenakan kostum aneka hewan dan replika sistem tata surya. 

Jurnalis : K. Dira Falen

Editor : Riza N Saipullah

1 Komentar

Halo sobat Aksara!
Jika mari berkomentar dengan memberikan gagasan atau pendapat yang terbaik, kita jauhi komentar yang mengandung hal yang tidak diinginkan yaa!

  1. Seketika jadi jurnalis maa syaa Allah Tabarakallah

    BalasHapus

Posting Komentar

Halo sobat Aksara!
Jika mari berkomentar dengan memberikan gagasan atau pendapat yang terbaik, kita jauhi komentar yang mengandung hal yang tidak diinginkan yaa!

Lebih baru Lebih lama