RESENSI NOVEL Kata (Tentang senja yang hilang langitnya)

 



Judul buku: Kata (Tentang senja yang hilang langitnya)

Penulis: Rintik Sedu

Penerbit: Gagas Media Tahun Terbit: 2018

Cetakan: Kesebelas, tahun 2019 Tebal: 396halaman

Nomor Edisi: ISBN 978-979-780-932-4


KATA

Tentang Senja yang Kehilangan Langitnya

Novel ini menceritakan tentang hiruk pikuknya alur cerita kehidupan seorang wanita cantik bernama Binta Dineschara Pranadipta. Ia adalah seorang mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi di salahsatu Universitas Jakarta. Namun, kehidupannya berbanding terbalik dengan apa yang seharusnya. Rasanya bumi adalah penghargaan tempat singgah dunianya. Ia seakan-akan menutup dirinya dengan tidak ingin dikenal oleh banyak orang. Dalam benaknya tak ada kosakata cinta di setiap kamus ceritanya. Definisi kata seolah-olah lenyap tat kala cerita masalunya yang kerapkali menghantuinya, meninggalkan Binta dan ibunya. Binta hanya memperhatikan ibunya yang merupakan alasan kebahagian satu-satunya yang ia punya.Ibunya mengidap skizofrenia saat Binta masih berumur 5 tahun.

Skizofrenia adalah penyakit kejiwaan yang membuat sipenderita tidak bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang ada dalam pikirannya. Skizofrenia Penderita mengalami delusi, halusinasi, banyak diam dan melamun, dan juga sering bicaraaneh.

Dan pada akhirnya Binta dipertemukan dengan Nugraha Pranadipta yakni seniornya dari jurusan Arsitektur yang sabar masuk kedalam dunia Binta yang redup. Nugraha sangat digemari banyak wanita selain tampan ia juga terkenal akan kepintarannya dan punyakarisma ia merupakan mahasiswa dengan nilai IP tertinggi di kampusnya. Akan tetapi, Binta tetap menghiraukannya dan masih menyimpan rasa kepada Biru teman kecilnya yang tak tahu dimana. Biru sering memanggilnya senjani yang tiada lain memiliki makna yang memiliki. Biru yang sering menuangkan setiap syai'r indahnya hanya untuk senjani. Kisah masa kecil mereka mengalami berbagai keindahan. Oleh karena itu, Binta tidak bisa mempercayai lelaki lain selain Biru sampai akhirnya mereka dipertemukan kembali.Namun, Biru tidak pantas bersanding dengan wanita seperti Binta. Binta yang selalu datang dan menuntut ungkapan cinta Biru ini kemudian membuka hati kepada Nugraha yang sangat mencintai Binta dan saat bersamaan Biru ingin mengungkapkan cintanya kepada Binta. segitiga antara mereka akhirnya mengalahkan Binta

Nugraha, Biru, dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata-kata untuk menjelaskan perasaan. Mereka harus bicara dan berhenti tinggal katahati serta mencari jawaban dari sebuahperasa

Siapakah yang akan dipilih oleh Binta?


Kelebihan:

Diksi penulis yang indah serta Gaya bahasa dan alur yang digunakan memiliki keunikan yang khas dan memberikan kesan yang mempengaruhi gambar dalam setiap judul baru. Warna dan gambar yang dipilih pun sangat cocok dengan judul tema yang dipilih.Sangat cocok bagi kalangan kaum muda yang terjebak dalam masa lalu dengan cara masuk kedalam dunia baru yang lebih berwarna.

Kekurangan:

Ada sebagian cerita yang berbelat-belit sehingga kurang dapat dilaksanakan.


-Ihda Ramdaniah-


Posting Komentar

Halo sobat Aksara!
Jika mari berkomentar dengan memberikan gagasan atau pendapat yang terbaik, kita jauhi komentar yang mengandung hal yang tidak diinginkan yaa!

Lebih baru Lebih lama