Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

Belum Menjadi Manusia

Gambar
Ilustrasi Gambar: Pinterest.Id Tidak sabar ingin kaya Wong sholat juga tergesa-gesa Ditambah suka ditunda-tunda Dasar manusia Mengaku makhluk tuhan Tapi sering lupa siapa tuhan  Tak usah lah mengadu kebutuhan Malaikat pun terheran-heran Sedih dijadikan senjata susah Menangis setiap merasa dibawah Bisanya hanya berkeluh kesah Kapan memperbaiki ibadah? Tak memikirkan mereka yang disana Yang bingung setiap harinya bisa makan atau tidaknya Beramal pun terhitung dengan jari-jemarinya Apakah tidak Ingat dunia ini tidak selamanya? Karya: Silmi Salsabila Ramdhani

Hujan

Gambar
Ilustrasi gambar: Rama Wiguna Gemetirik hujan tak berhenti  Membuatku berteduh dihatimu, diiringi angin badai yang membuatku melayang dipelukanmu,  Dingin air keringatku membasahi tubuku, ingin saja dibasuh oleh selimut Pink mu. Entah sampai kapan hujan berhenti, mungkin sampai kamu pergi karena kebencianku ini, dan yang membuat bumi ini kemarau dikehidupanku Karya: Rama Wiguna

SILATURAHMI ANGGOTA BARU; AKSARA GELAR KAJIAN JURNALISTIK

Gambar
Dokumentasi Media Aksara STAI Persis Garut, Ahad- (23/10/2022). UKM Aksara selenggarakan silaturahim anggota Aksara dan Kajian Jurnalistik dengan tema "Macam-macam Jurnalistik". Acara ini digelar pertama kali untuk menyambut anggota baru UKM Aksara dan memperkenalkan komponen-komponennya.  Acara ini dihadiri 15 orang termasuk di dalamnya anggota baru serta pengurus Aksara. Pemateri dari kajian ini di paparkan oleh Ustadz Imam Sofyan Abbas, S. Hum, M. Hum selaku pembimbing dari UKM dengan pergerakan jurnalistik ini.  Ada beberapa hal yang beliau sampaikan terutama tentang keterlibatannya di dunia jurnalistik, yakni mindsetnya bahwa menulis merupakan jati dirinya, "...kalau Imam tidak menulis, berarti bukan Imam..." Tuturnya.  Selain itu beliau menyampaikan bahwa macam-macam jurnalistik terbagi kepada dua bagian; jurnalistik narasi dan audiovisual. Sedangkan dari kedalaman berita yakni, jurnalistik biasa dengan pemberitaan langsung dan minim kedalaman berita. Serta ju...

SAMBUT MAHASISWA BARU, HM-PS PAI SIAPKAN KADER MELALUI ORIENTASI PRODI DAN MAKRAB

Gambar
Dokumentasi Panitia POSMA & MAKRAB PAI Garut—HM-PS PAI STAI Persis Garut selenggarakan kegiatan orientasi mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam (Prodi PAI) pada Jum'at, 21/10/2022 di ruang kelas. Dan pada rangkaiannya dilaksanakan selama tiga hari, Jum'at sampai Minggu. Pelaksanaan dihari Minggu bertempat di Puncak Darajat. Kegiatan ini dinamakan POSMA & MAKRAB, yang merupakan akronim dari Pekan Orientasi Mahasiswa dan Malam Keakraban yang dikhususkan untuk mahasiswa baru prodi PAI, kegiatan diikuti oleh sekitar 32 orang peserta.  POSMA & MAKRAB ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh HM-PS PAI dalam rangka menyambut mahasiswa baru. Hanya saja terjadi perubahan nama dari tahun ke tahunnya, pengurus HM-PS mengatakan bahwa perubahan nama yang semula adalah OSJUR (Ospek Jurusan) merupakan respon positif dalam perubahan penamaan organisasi. Ketua pelaksana kegiatan, Depitra Laelatul Putri menuturkan "Tujuan utama kegiatan ini adalah s...

Gerakan PERSISTRI Dalam Al-Lisaan [1935-1936] | Bagian II

Gambar
Ilustrasi Gambar: Tim Redaksi UKM Aksara Foto: Instagram Persisphotoghraphy .... lanjutan dari bagian 1 “ Oleh sebab jang beramah-ramahan setiap hari dengan anak-anak itoe kaoem iboe, maka haroeslah kaoem iboe pandai. Karena ialah goeroe jang pertama kali, boeat mendidik anak-anaknja. Kalau iboe bodoh, tentoe tak dapat memimpin anak-anak .” —Ny. Salha, aktivis PERSISTRI Tanah Abang (1936: 30).  Pada bagian pertama tulisan ini telah dijelaskan tentang asas dan tujuan gerakan Persatoean Islam Bahagian Isteri (PERSISTRI). Bahwa keberadaan organisasi kaum hawa PERSIS ini adalah untuk " mendjoendjoeng tinggi deradjat kaoem iboe dan mempeladjari sedalam-dalamnja tentang agama Islam…. ” Dari tujuan yang asasi ini berkembang menjadi misi gerakan PERSISTRI berupa “ …toedjoean Persis Isteri dengan djalan tabligh, mengadakan cursus agama, dan keradjinan tangan, dan keperloean roemah tangga dan mendidik anak-anak setjara Islam. ” (Madjallah Al-Lisaan No. 3 , Februari 1936, hlm. 29, kolom 1). ...

Tujuan Gerakan PERSISTRI Dalam Al-Lisaan , 1935-1937 | Bagian I

Gambar
Ilustrasi Gambar: Tim Redaksi UKM Aksara  Foto: Instagram Persisphotoghraphy “ Zaman sekarang, zaman kemadjoean dalam segala-galanja. Dari itoe, kalau kita kaoem perempoean tinggal bodoh sadja ,  tentoelah kita akan tinggal di belakang .” —Ny. Salha, aktivis PERSISTRI Tanah Abang (1936: 30).  Ketika berubah format dari Komite yang bersifat paguyuban menjadi sebuah Ormas terstruktur hoofd bestuur (Pengurus Besar), PB PERSIS pun menerbitkan majalah periodikal sebagai corong resmi organisasi. Namanya adalah majalah Al-Lisaan . Mulai terbit pada akhir tahun 1935. Nomor pertama majalah tersebut tepatnya terbit pada bulan Desember 1935.    Pada cover dalam majalah tertulis Al-Lisaan Madjallah Boelanan, Orgaan “Persatoean Islam”. Lalu, di bawahnya tertulis alamat redaktur: Pedjabat Al-Lisaan , Lengkong Besar 90, Bandoeng. Setelah itu tertulis harga satuan majalahnya: Harga langganan untuk anggota PERSIS dan PERSISTRI senomor f 0.15, sementara harga langganan boe...

PERAN PEMUDA UNTUK PERADABAN

Gambar
Ilustrasi Gambar: Pinters.id - https://pin.it/47LdujP Sebagaimana kita ketahui bahwasannya pemuda merupakan aset bangsa yang sangat besar dan mahal harganya. Kenapa demikian? Karena di tangan pemudalah tanggung jawab peradaban diemban. Tanggung jawab perjuangan yang akan terus dilayangkan. Serta tanggung jawab pergerakan yang akan terus digemakan. Maju atau tidaknya suatu peradaban atau suatu bangsa, dapat dilihat dari seberapa berkualitasnya pemuda yang ada saat ini. Ketika pemuda-pemuda yang ada saat ini sangat peduli terhadap ilmu, bercita-cita luhur, berbudi pekerti yang tinggi. Maka tak heran, peradaban yang akan diraih adalah suatu peradaban maju dan juga beradab. Sebaliknya, ketika pemuda yang ada saat ini hanyalah seorang pemuda yang haus akan nafsu syahwat, mendewakan imajinasi dan halusinasi semata, tidak peka terhadap lingkungan yang ada, tidak bermoral serta tidak cinta terhadap ilmu, maka seperti apa peradaban yang akan dicetak kedepannya? Tentu saja akan menjadi suatu per...

SPEKULASI RASA

Gambar
Awalnya hanya melihat namun terpikat Awalnya hanya tersirat namun terikat Setiap nada yang menjadi dering dipikiran,, semua menjadi tentang Kamu Setiap bayangan-bayangannya menjadi candu Malu Aku, namun terpaksa seperti tidak mau Mau Aku, namun lebih baik Kamu jangan tau Walaupun memang rasanya sesak Tapi takutnya nanti merusak Jika bibir ini bisa melengkung karena bayangmu, bagiku sudah cukup Jika Kamu kumiliki seutuhnya, bagiku berlebihan Maaf, mungkin ini tersurat Tapi di hati ini kamu tetap tersirat Karya: Silmi Salsabila Ramdhani