Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Bekal Mahasiswa Baru, Ma'ruf Hari Kedua Hadirkan Pemateri Inspiratif

Gambar
(Sumber: Media Aksara)  Garut, Aksara_Ma’ruf IAI Persis Garut hari ke-2 yang berlangsung pada Selasa, 23 September 2025 menghadirkan dua pemateri utama, yakni M. Rizki Ramadhan, S.Hum. dan Yasir Ismail, S.Pd. Acara ini digelar sebagai upaya membekali mahasiswa baru dengan wawasan strategis sekaligus penguatan karakter, agar lebih siap menapaki dunia perkuliahan dan kehidupan kampus. Dalam kesempatan ini, pemateri pertama membawakan materi tentang "Dari Titik Nol: Adaptasi Arah Hidup dan Langkah Strategis Mahasiswa Baru". Materi tersebut menyoroti pada fase awal seorang mahasiswa yang masuk ke dunia kampus. Isinya lebih pada bagaimana menata orientasi, mengubah pola pikir dari siswa ke mahasiswa, serta menyusun strategi hidup agar perjalanan kuliah tidak asal jalan tapi terarah. Sedangkan pemateri kedua membawakan materi dengan judul "Menjadi Mahasiswa Berkarakter: Kuat Akidah, Tajam Nalar, Tangguh Jiwa". Materi ini lebih pada nilai fundamental dan pembentukan karakt...

Ketua Ma’ruf: Dari Ketiadaan Silabus hingga Campur Tangan Kampus

Gambar
  (Sumber: Tim Media Aksara IAI PERSIS Garut. Materi Inti Kegiatan Ma'ruf)  Garut, Aksara_Masa Ta’aruf (Ma’ruf) kembali digelar sebagai pintu masuk bagi mahasiswa baru mengenal dunia kampus. Di balik jalannya acara tahunan ini, Ketua Ma’ruf tahun ini mengungkap sejumlah catatan penting. Mulai dari ketiadaan pedoman baku, campur tangan pihak kampus, hingga koordinasi dengan DEMA. Dalam wawancara dengan Aksara, Senin (22 September 2025), Ketua Ma’ruf, Dede Andri Aliyuddin, menuturkan bahwa salah satu kendala terbesar dalam penyelenggaraan adalah belum adanya silabus atau standar kelulusan yang jelas. Hal ini sering membuat panitia berada pada posisi sulit ketika harus mengambil keputusan. “Semacam silabus untuk ma’ruf ini, jadi tidak ada pedoman, tidak ada standar bagaimana peserta itu bisa dikatakan lulus dan tidak lulusnya,” ujarnya. Ia mencontohkan kasus seorang peserta yang iziin tidak hadir pada hari pertama, sehingga hanya memenuhi 75 persen kehadiran. “Kalau diluluskan, t...

Sidang Terbuka Senat IAI Persis Garut: Wisuda XV Sarjana dan Wisuda I Pascasarjana, Menginspirasi Umat dan Menggerakkan Perubahan

Gambar
(Sumber: Panitia Wisuda)  Garut, Aksara– Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana Angkatan XV dan Wisuda Pascasarjana Angkatan I, Sabtu (20/9/2025), bertempat di Aula Kampus IAI Persis Garut. Sebanyak 205 wisudawan, terdiri dari 184 program sarjana dan 21 program pascasarjana, resmi dikukuhkan kelulusannya di hadapan senat, dosen, orang tua, serta tamu undangan. Wisuda tahun ini terasa istimewa karena menjadi momentum pertama setelah perubahan status dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Garut menjadi Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut. Rektor IAI Persis Garut, Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum., dalam pidatonya menyampaikan kebahagiaannya atas pencapaian ini.  “Alhamdulillah, pagi hari ini kita dapat mengikuti wisuda pertama dalam status baru perguruan tinggi kita, dari STAI Persis. Tahun lalu, di tempat ini, wisuda ke-14 adalah wisuda STAI Persis Garut. Hari ini statusnya adalah wisuda IAI Persis Garut.” Men...

Gemilang! IAI Persis Garut Wisudakan Sarjana dan Magister, Tengok Deretan Mahasiswa Berprestasi

Gambar
(Sumber: Panitia Wisuda IAI PERSIS Garut 2025) Garut, Aksara- IAI Persis Garut Mengumumkan para Mahasiswa S1 dan Pascasarjana Berprestasi pada acara wisuda 2025 Angkatan 1, yang diselenggarakan di Auditorium kampus, jalan aruji kartawinata, tarogong kidul, pada sabtu (20/09/2025).  Pada acara wisuda ini ada beberapa nominasi wisudawan wisudawati yang  berprestasi, diantaranya; Wisudawan dan wisudawati peraih IPK tertinggi, diantaranya dari prodi ilmu hadits diraih oleh annisa ayu saleha dengan IPK 3,95 dan fatia nurussilah dengan IPK 3;95. Dari prodi ilmu al-qur`an Tafsir diraih oleh Fitri aulia ramadhani dengan IPK 3,92. Prodi Pendidikan Agama Islam diraih oleh sofia siti hajar rahmini Mh dengan IPK 3,85. Dari prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah diraih oleh reva shautulhaq dengan IPK 3,85 dan Tati Hartati dengan IPK 3,85. Prodi Ekonomi syariah diraih oleh Ai Fatmawati dengan IPK 3,88. Bimbingan Konseling Pendidikan islam diraih Oleh Fadila sadiya dengan IPK 3,96. Dan M...

Makna dari Desain Baru Toga dan Baju Wisuda IAI Persis Garut

Gambar
(Sumber: Tim Jurnalis. Pembacaan nama Wisudawan dan Wisudawati)  Garut, Aksara – Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut menghadirkan perubahan desain toga dan baju wisuda pada pelaksanaan wisuda tahun ini. Perubahan tersebut bukan sekadar penyegaran tampilan, melainkan memiliki filosofi mendalam yang berhubungan dengan status kampus yang kini resmi bertransformasi dari STAI Persis menjadi Institut Agama Islam Persis Garut. Heri Mohammad Tohari S.fil;M.Pd. sebagai pihak kampus menyampaikan, perubahan status kelembagaan membawa konsekuensi logis pada atribut akademik, termasuk desain toga. Filosofi ini sekaligus mencerminkan visi baru IAI Persis Garut dalam membangun identitas sebagai institut yang berorientasi global, namun tetap berpijak pada kearifan lokal. “Dalam mars terbaru IAI Persis Garut yang diturunkan dari visi misi, jelas sekali disebutkan semangat nyantika, nyantri, nyakola, nyunda. Empat hal ini menjadi landasan utama desain toga tahun ini,” ujar salah satu perwakilan ...