Sorot Pandang Kosong

Kampung yang berisi ratusan manusia
dengan penduduk yang berjiwa sederhana
Tampak sebuah tatap mata-mata yang berharap suatu saat kesejahteraan kan hadir kepada mereka. Tatap kosong menghampiri hampir tak bertepi.



Murah kusam wajah pribumi menunggu kepastian yang tak kunjung datang.
Harap-harap cemas menaungi setiap derap langkah kaki dalam ketidak pastian.

Tak tau kapankah kesejahteraan kan hadir menghampiri. Tak tau lah,,  hanyalah harap dalam yang ada dalam diri.

Ku tau di dalam senyap sepi yang ada dalam wajah pribumi, terdapat harapan mendalam tentang kapan perubahan akan  hadir tuk menyelesaikan semua ini..
Ku tahu bahwa berat untuk menyatakan bahwa tak mudah untuk merubah tatanan yang sudah mutlak dan baku seperti  ini..
Tak ubahnya seperti ombak di lautan, terus berbalik berulang kali.

Siapa lagi yang mampu tuk memperbaikinya??
Siapa lagi yang ingin menjadi agen didalamnya??
Tak tahu lah,,  nampaknya tak ku lihat lagi wajah2 semangat itu..
Semua sibuk dengan diri dirinya  sendiri saja..

Aku?.  Siapa aku didalam perubahan ini??
Aku?.  Siapa aku didalam sebuah pergerakan ini??
Apakah sebagai pemeran didalam pergerakan ini atau tak pelaknya seperti buih di lautan yang tak bisa mimpengaruhi dan bahkan tak bisa mengendalikan dirinya sendiri..

Kamu....  Apa kabar kamu didalam semua ini??
Pedulikah kamu didalam sebuah peradaban dan perubahan ini kawan??
Marilah mari kawan,, jangan kau sibuk terus dengan urusan pribadimu kawan..  Segeralah,,  bereskan urusanmu kawan...  Segeralah lirik apa yang menyebabkan mereka menjerit kawan..

Rezim-rezim ini nampak bahagia kawan kiranya,, kala melihat  rakyat jelata yang dibawah menjerit nelangsa..  Para pengusaha asing dan aseng itu merebut semua kekayaan yang ada di negri ini kawan...  Akankah kita diam kawan??

Siapa lagi yang akan peduli??  Siapa lagi yang akan menjadikan semua ini menjadi beban dipundak ini?.  Bukankah kita kawan selaku midle class sebagai promotor pergerakan ini kawan?.  Janganlah berhenti,,  pribumi sedang menangis hari ini... Janganlah berhenti negri ini sedang berduka kali ini...  Janganlah berhenti,, tak ada kata berhenti untuk para pejuang sampai mati..

@Rimufa_98

Posting Komentar

Halo sobat Aksara!
Jika mari berkomentar dengan memberikan gagasan atau pendapat yang terbaik, kita jauhi komentar yang mengandung hal yang tidak diinginkan yaa!

Lebih baru Lebih lama